Posts

Let's Talk about Me

Hmmm susah-susah gampang ya buat jabarin diri sendiri. Tapi kali ini gue mau berusaha buat jadi orang yang jujur tentang diri gue. Gue? Biasa aja, ngga sempurna, dan ngga perlu sempurna kalo kata Yura Yunita wkwk apaansiii. Skip. Gue tuh sebenernya periang sih, gabisa diem juga orangnya, pecicilan banyak yang bilang, nyengir mulu kalo kata banyak temen gue, tapiii gue bukan tipe orang yang mudah terbuka loh, walaupun temen selama dan sedeket apapun, gue ngga pernah bisa untuk terbuka sama mereka, sama siapa pun. Padahal kalo diliat dari luar, gue itu terlihat terbuka sekali sama banyak orang. Oh mungkin iya untuk berteman, tapi untuk kehidupan pribadi, mmmm i don't think so. Kenapa? Ya ngga ada alasan, ngga bisa aja, ngerti ngga sih? Ada orang yang emang terbiasa untuk cerita, overshare, but gue? Gue ngga, gue ngga bisa buat nyeritain tentang diri gue ke siapa pun itu. Meskipun gue lagi ngerasa down atau sedih kebangetan, gue ngga bisa cerita ke siapa-siapa. Hmmm kadang pikiran gue...

Bismillah

 Aku sebelumnya tidak mengetahui, kalau menjalani peran sebagai istri dan sebagai ibu akan sesulit ini. Aku juga tidak pernah berekspektasi untuk selalu berbahagia, karena bahagia yg kekal hanya ada di surga-Nya. Namun, di hari pertama aku mendengar ijab qabul dari bibirmu, aku berjanji pada Allah, bahwa aku akan selalu ada hingga akhir bersamamu, baik suka maupun duka. Hingga akhir, selamanya.

Survival #2

Assalamu'alaikum! Seperti yang udah gue bilang sebelumnya, gue mau lanjutin stories gue yang kemaren. Jadi, langsung aja yak! Day 2 Singkat cerita, kita tidur sampe jam 02.30 kemudian dilanjut bongkar bivak. Sambil nunggu adzan subuh, kita lanjut solat malam dan setelah adzan, kita lanjut solat subuh berjama’ah. Tapi, untuk gue yang lagi haid , karena waktu tidur itu sedikit banget dan gue masih ngantuk banget, gue isi kegiatan gue dengan melanjutkan tidur dengan nyender di pohon karena bivak udah dibongkar ( fabiayyi ala irobbikuma tukadziban? ). Selesai solat subuh, survival yang sesungguhnya pun dimulai. Peraturan pun berjalan. Kita yang sejatinya adalah makhluk sosial, yang suka ngobrol baik itu penting maupun engga, berfaedah maupun nyampah, di sini kita dilarang untuk melakukan kontak dengan siapapun. Melawan fitrah kita banget. Walaupun untuk pribadi gue, peraturan ngga boleh komunikasi itu ngga terlalu berat, karena gue kalo lagi fokus kebangetan itu ngga bakal ...

Survival #1

Assalamu'alaikum! Pertama-tama, gue mau ucapin alhamdulillah karena setelah 3d2n berada di keterasingan yang ngga mandi, ngga ganti baju, dan makan seadanya akhirnya gue bisa duduk manja dengan perut kenyang karena barusan selesai makan mie ayam bakso urat plus es teh manis (endeus bambang). Ngga terasa, selama setahun gue ngajar di Sekolah Alam Bintaro (SABin) udah 2 kali camp di gunung dan 1 kali ekspedisi (OTFA 1, Teacher Camp , dan 1 kali ekspedisi ke Ujung Kulon. K ira-kira  posting  di blog juga ngga yaa?) . Gue yang dasarnya anak Ibu Bapak banget, ngga boleh yang namanya naik gunung atau kemana gitu kek yang kegiatannya outdoor dan penuh bahaya (padahal demenan anaknya beginian wkwk), tapi siapa sangka dapet kerjaan yang 180 derajat bersinggungan dengan larangan Ibu Bapak hahaha. Mungkin karena emang gue dasarnya suka jalan-jalan, dapet tempat kerjanya yang jalan-jalan mulu, alhamdu?lillah. Di sini, gue mau bahas tentang survival kemarin. Pertama kali de...